Postingan

Hidup untuk Mati ?

Papa selalu bilang "Hidup itu untuk mati. Tetapi antara hidup dan mati itu apa saja sih yang sudah kita lakukan? Apakah itu berguna dan bermanfaat bagi diri kita atau orang lain?".  Hidup ini hadiah. Orang kalau dapet hadiah umumnya pasti disayang-sayang, bukan ? Dijaga dan dirawat sebaik-baiknya agar tidak rusak. Seharusnya, jika kita memandang hidup ini adalah sebuah hadiah, maka kita akan merawat dan menjaga kehidupan kita sebaik-baiknya. Seharusnya kita tidak mencemarkan kehidupan kita sendiri dengan hal-hal yang jahat, hal-hal yang buruk, yang dapat melukai kehidupan kita. Kita akan melakukan hal terbaik untuk menjaga kehidupan kita.   Namun eh namun, hehehe. So sad karena banyak orang menyia-nyiakan hidupnya untuk hal-hal yang jahat. Dan aku pernah berada di posisi itu, dimana aku menjalani kehidupanku sebagai seseorang yang tidak menghargai setiap hembusan nafas yang dianugerahkan kepadaku setiap harinya. Aku melakukan perbuatan-perbuatan tercemar tanpa men...

Ganti Tubuh (Part I)

                  Aku Ellenoir. Mungkin bisa dikatakan aku termasuk segelintir wanita yang tidak bersyukur dengan keadaan fisikku. Aku benci setiap inchi dari tubuhku. Badanku gendut dan aku tidak cantik. Sudah gendut, aku tidak tinggi pula. Hal itu membuatku terlihat bantet atau cebol, seperti kurcaci. Pantatku besar dan membuatku tidak percaya diri saat berjalan, karena ketika aku berjalan maka pantatku yang besar dan tidak indah itu akau bergoyang-goyang mengikuti langkahku. Sangat memalukan. Walaupun beberapa orang sering mengatakan bahwa aku ini lucu dan imut, perkataan-perkataan itu nyatanya tidak membuat rasa minder dan ketidakbersyukuranku berkurang. Malah terkadang aku memaki orang-orang tersebut dalam hati, karena menurutku mereka mengatakan itu agar aku tidak terlalu kecewa dengan bentuk fisikku.                 Keadaan fisik yang tidak memuaskan ini me...